Bentrokan Warga Banemo dan Brimob Pecah, Dipicu Penangkapan Lima Warga

Kamis, 24 September 2026 - 14:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bentrok (Istimewa)

Ilustrasi bentrok (Istimewa)

Terasmu.id – Bentrokan antara masyarakat Desa Bobane Jaya (Banemo), Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, dan ratusan personel Brimob Polda Maluku Utara pecah pada Kamis (24/9/2026) pagi.

Kericuhan terjadi setelah warga melakukan aksi protes dan pengadangan terhadap aparat kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap lima warga Desa Banemo.

Kelima warga tersebut ditangkap tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Maluku Utara terkait penyelidikan dugaan pembakaran rumah warga Desa Sibenpopo serta dugaan pembunuhan seorang warga Sibenpopo yang terjadi pada April 2026.

Salah seorang warga Banemo yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, penangkapan dilakukan aparat pada Kamis dini hari.

Baca Juga :  Diduga Rudapaksa Dua Anak Tiri, Pria di Halsel Ditetapkan sebagai Tersangka

“Mereka dibawa paksa dalam keadaan masih tidur, sekitar pukul 03.00 dini hari,” ungkap warga tersebut.

Penangkapan itu kemudian memicu reaksi masyarakat. Warga melakukan protes dan pengadangan karena menilai proses penegakan hukum terhadap konflik Banemo dan Sibenpopo belum berjalan secara adil.

Warga juga mendesak Polda Maluku Utara mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap Ali, warga Banemo berusia 65 tahun, yang hingga kini belum terungkap.

Kasus tersebut disebut menjadi salah satu pemicu konflik antara warga Banemo dan Sibenpopo pada April 2026 lalu.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling serang antara warga dan aparat keamanan. Ratusan personel Brimob dikerahkan untuk mengendalikan situasi di lokasi.

Baca Juga :  Dari Benteng ke Benteng, Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Hadi Poerwanto membenarkan adanya aksi protes masyarakat terkait proses penegakan hukum di wilayah tersebut.

“Ya, ada protes masyarakat setempat terhadap penegakan hukum di Desa Banemo, tadi jam 9 pagi. Sekarang alhamdulillah sudah reda kondusif,” ujar Hadi.

Hingga Kamis siang, situasi di Desa Banemo dilaporkan telah kembali kondusif. Aparat kepolisian masih melakukan pengamanan untuk mencegah kembali, terjadinya bentrokan dan menjaga situasi tetap terkendali. (*)

Follow WhatsApp Channel terasmu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Tersangka Konflik Patani Barat Serahkan Diri, Tinggal Satu Diburu Polisi
19 Luka di Tubuh Ali Daud, Polisi Bantah Pembunuhan Dilakukan Warga Sibenpopo
IWIP Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Building a Love of Reading: Tips and Strategies for Encouraging Kids to Develop a Reading Habit
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:28 WIT

Dua Tersangka Konflik Patani Barat Serahkan Diri, Tinggal Satu Diburu Polisi

Jumat, 25 September 2026 - 12:27 WIT

19 Luka di Tubuh Ali Daud, Polisi Bantah Pembunuhan Dilakukan Warga Sibenpopo

Kamis, 24 September 2026 - 14:44 WIT

Bentrokan Warga Banemo dan Brimob Pecah, Dipicu Penangkapan Lima Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:09 WIT

IWIP Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10 WIT

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Kriminal

Dugaan KDRT, Ibu Bhayangkari di Tidore Laporkan Suami ke Propam

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:21 WIT