Terasmu.id – Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara, Rusni Sarbin, mengapresiasi kreativitas dan keberanian pelajar Kota Ternate dalam menyuarakan kampanye antinarkoba melalui karya puisi dan desain poster.
Apresiasi tersebut disampaikan Rusni saat menghadiri Lomba Cipta dan Baca Puisi serta Lomba Desain Poster bertema “Gerakan Literasi Milenial Cerdas Hindari Narkoba” yang digelar di Cabu Literasi Rempah, Benteng Oranje, Kota Ternate, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang menyasar pelajar tingkat SMP/MTs se-Kota Ternate itu mendapat antusiasme tinggi. Sebanyak 103 peserta ambil bagian dalam perlombaan yang berlangsung selama satu hari.
“Saya selaku Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara sangat mendukung kegiatan positif dalam rangka peningkatan SDM, apalagi di kalangan pelajar,” ujar Rusni.
Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi Anggota DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif, tersebut menjadi ruang positif bagi pelajar untuk mengembangkan potensi sekaligus menyampaikan pesan tentang bahaya narkoba melalui karya kreatif.
Rusni menilai gerakan literasi memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Karena itu, literasi tidak semestinya hanya dipandang sebagai aktivitas membaca dan menulis, tetapi juga sebagai sarana membangun pola pikir kritis serta karakter pelajar.
“Gerakan literasi milenial cerdas hindari narkoba ini sangat positif. Anak-anak bisa menyalurkan bakat sekaligus menyampaikan pesan positif kepada lingkungan sekitarnya,” katanya.
Ia juga mengapresiasi peran orang tua dan guru pendamping yang mendorong para pelajar berani tampil, berkarya dan mengembangkan bakat.
“Saya bangga kepada orang tua siswa dan para guru pendamping. Tumbuh kembang anak kita tentu tidak luput dari kepedulian orang tua, guru dan pemerintah,” tutur Rusni.
Ia mengingatkan, perhatian terhadap anak dan remaja perlu diperkuat di tengah beragam pengaruh lingkungan yang dapat memengaruhi perkembangan generasi muda.
“Situasi saat ini banyak pengaruh lingkungan di sekeliling anak kita. Karena itu, rasa waspada dan perhatian pada keluarga, khususnya anak, harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Rusni turut menyambut baik kolaborasi antara BNNP Maluku Utara dan Nurlaela Syarif sebagai inisiator kegiatan. Ia berharap gerakan literasi antinarkoba tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau agenda tahunan, tetapi dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Bahkan, Rusni mendorong agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin di seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara.
“Secara pribadi saya akan menyampaikan kepada Ibu Gubernur dan Wakil Gubernur agar terus mendorong pelaksanaan kegiatan seperti ini secara rutin di 10 kabupaten/kota di wilayah Maluku Utara,” ujarnya.
“Bahkan bila perlu jangan hanya setahun sekali, namun rutin per triwulan dilaksanakan,” sambungnya.
Di hadapan para peserta, Rusni juga memberikan motivasi agar pelajar tidak takut menunjukkan kemampuan dan terus berani berkarya.
“Saya bangga kepada seluruh peserta lomba. Kalian semua mental juara, hebat dan berani,” pungkasnya.
Daftar Pemenang
Lomba Desain Poster
1. Juara 1: Nhadira Humayra M. Nur — SMPN 1 Ternate
“Jangan Gunakan Narkoba karena Narkoba adalah Musuh Masa Depan”
2. Juara 2: Ghania Najwannisa — SMPN 1 Ternate
“Menjadi Hebat Tanpa Narkoba, Generasi Berprestasi dengan Literasi”
3. Juara 3: Annisa Sabrina Zahra — SMPN 7 Ternate
“Jangan Biarkan Narkoba Mengendalikanmu”
4. Favorit 1: Sandi Joisangaji — SMPN 7 Ternate
“Milenial Cerdas Hindari Narkoba”
5. Favorit 2: Rafa Sauqan Mahasuri — SMPN 4 Ternate
“Seba Afa Narkoba”
6. Favorit 3: Nursafitri Maulitu — SMPN 2 Ternate
“Dua Sisi Pengguna Narkoba”
Lomba Cipta & Baca Puisi
1. Juara 1: Nurul Syifa Yunus — SMPN 1 Ternate
“Maha Karya Kehancuran”
2. Juara 2: Humaira Maharani Tawakkal — SMPN 7 Ternate
“Hilang Akal”
3. Juara 3: Ghaisan Apriandy Fabanyo — SMP Putra Bahari
“Sajak-sajak untuk Generasi”
4. Favorit 1: Muthia Teapon — SMP Alkhairat
“Lentera Kata, Jiwa yang Merdeka”
5. Favorit 2: Tanessa Maria Thelly — SMP Katolik
“Benteng Berdasi”
6. Favorit 3: M. Fahrezi A. Hasan — SMP IT Instama
“Racun Narkoba Perlahan Mengerogoti Masa Depan”. (*)








Komentar