Terasmu.id – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Perwakilan Daerah (PD) Maluku Utara mematangkan persiapan Temu Profesi Tahunan (TPT) XXXV PERHAPI 2026 yang akan berlangsung di Kota Ternate pada 15–18 November 2026.
Agenda nasional tersebut diproyeksikan dihadiri sekitar 400 hingga 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, yang terdiri dari profesional pertambangan, akademisi, praktisi, hingga perwakilan perusahaan pertambangan.
Wakil Ketua PERHAPI PD Maluku Utara, Almun Madi, mengatakan TPT XXXV akan menjadi ruang bagi para ahli dan pemangku kepentingan pertambangan untuk bertukar gagasan, mempresentasikan hasil kajian, serta membahas berbagai persoalan dalam tata kelola pertambangan di Indonesia.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, profesional, akademisi, industri, dan masyarakat dalam membahas tantangan sektor pertambangan,” kata Almun saat melakukan silaturahmi dengan Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, sejumlah agenda telah disiapkan untuk menyemarakkan pelaksanaan TPT XXXV. Rangkaian kegiatan dimulai dari Fun Walk, City Tour, Workshop, PERHAPI Goes To Campus, Seminar Nasional, BKTP-PII, FORKOPINDO, RAKORDA, sesi pleno, sesi paralel, Rapat Umum Anggota Tahunan, hingga Miners Night.
Selain agenda organisasi dan forum ilmiah, peserta juga akan mempresentasikan artikel serta makalah ilmiah yang berkaitan dengan berbagai disiplin ilmu pertambangan.
PERHAPI PD Maluku Utara berharap pelaksanaan TPT XXXV di Ternate dapat menjadi momentum memperkuat kontribusi organisasi profesi pertambangan dalam mendorong tata kelola pertambangan yang lebih baik di Indonesia.
Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman menyatakan Pemerintah Kota Ternate siap mendukung pelaksanaan agenda tersebut.
“Sebagai Wali Kota dan sekaligus mewakili pemerintah kota Ternate dan masyarakat tentu sangat mendukung hajatan tersebut, dan akan membantu memfasilitasi demi kesuksesannya,” ujar Tauhid.
Ia berharap kehadiran peserta TPT XXXV di Ternate turut memberikan dampak positif terhadap perkembangan pembangunan daerah. (*)








Komentar