Polemik HIPMI Malut Menuju Musdalub, Indikasi Cuci Tangan Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi HIPMI (Istimewa)

Ilustrasi HIPMI (Istimewa)

Terasmu.id – Situasi internal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara mulai memanas, menjelang Rencana Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).

Hajatan yang sedianya digelar dalam waktu dekat ini, diwarnai berbagai intrik politik, terutama yang menyeret dua bakal calon ketua umum (caketum), Reagen dan Rio.

Sejumlah pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI di tingkat kabupaten/kota mencium adanya aroma politik kepentingan yang terselubung dalam Musdalub ketiga ini. Mereka menduga tim caretaker yang ditunjuk oleh Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI telah “main mata” dan menyatakan dukungan kepada Rio, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Pulau Morotai.

Keterlibatan dua nama di jajaran karteker yakni Bahtiar Kadir dan Mohdar Bailusy, turut disorot. Keduanya dinilai mencoba mencuci tangan atas kegagalan Rio pada Musda sebelumnya.

“Pada Musda lalu, Rio gagal akibat kesalahan mantan pengurus BPD Malut yang tidak mampu mengelola dinamika organisasi. Kami menduga mereka kini menjaminkan Rio untuk maju kembali, demi mengobati kekalahan di Musda lalu,” ungkap salah satu pengurus BPC yang enggan dimadu namanya.

Baca Juga :  Sekda Ternate Buka Mining Expo V, Edukasi Promosi Potensi Geologi Pariwisata

Tak hanya itu, isu cawe-cawe Boy Sangaji yang dikabarkan mendukung Reagen sebagai caketum juga dinilai penuh siasat. Pengurus BPC menduga, dukungan Boy terhadap Reagen hanyalah strategi pemecah ombak untuk memuluskan jalan Rio.

“Kami menduga Boy hanya berpura-pura mendukung Reagen. Skenarionya, di akhir nanti Reagen akan diminta mundur agar Rio melenggang mulus sebagai ketum terpilih. Irisannya jelas, Bahtiar dan Boy tidak mungkin beda pilihan karena jagoan mereka di Munas adalah sosok yang sama, yaitu Reynaldo yang kini menjabat Bendum BPP,” lanjut sumber tersebut.

Ketegangan makin memuncak setelah terhembus kabar terkait adanya perwakilan dari salah satu Caketum BPP HIPMI, Ade Jona Prasetyo, yang akan ke Maluku Utara. Kedatangannya tersebut untuk menggalang dukungan dari Maluku Utara dengan bendera besar yang dia bawa adalah partai Gerindra. Ade Joja diketahui merupakan orang Gerindra.
Dari kabar tersebut juga terdengar kabar bahwa Rio Pawane diduga tengah bersiap merapat ke kubu Ade Jona. Langkah ini dinilai sarat akan kepentingan politik jangka panjang Rio di Morotai.

Baca Juga :  Usai Kasus Zahra Berkah, Dugaan Investasi “by MK” Rp497,5 Juta Diadukan ke OJK Malut

“Ade Jona disokong oleh partai pemenang Pilpres. Rio pasti membaca peluang itu dan mulai melakukan pendekatan. Kami menduga langkah ini diambil demi mengamankan kepentingannya menuju kursi Bupati Morotai,” tambah pengurus BPC.

Kondisi ini membuat internal BPC prihatin. Mereka menilai HIPMI Maluku Utara kini kehilangan arah organisasi dan integritas akibat terlalu banyak kepentingan eksternal yang bermain. Mereka juga menyayangkan sikap BPP HIPMI yang terkesan membiarkan konflik ini dengan memberikan mandat kepada figur-figur yang dianggap bermasalah.

“Bahtiar, Boy, dan Mohdar adalah orang-orang yang merusak integritas HIPMI Malut. Jika dibiarkan, Musdalub mendatang hanya akan memperparah kerusakan organisasi. Orientasi mereka sudah jelas, bukan untuk perbaikan HIPMI, melainkan demi materiil semata,” pungkasnya. (*)

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel terasmu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERHAPI Siapkan TPT XXXV di Ternate, 500 Peserta dari Seluruh Indonesia Bakal Hadir
Eks Bupati Taliabu Kembali Diperiksa Terkait Proyek ISDA Rp17,5 Miliar
19 Kepala Sekolah di Ternate Dicopot, Dinas Pendidikan Benahi Status di Dapodik
154 Aduan Keuangan Ilegal Masuk OJK Malut, Generasi Muda Diminta Jangan Terjebak
Pukul Pelaku Persetubuhan Keponakannya, Yusup dkk Kini Didakwa Penganiayaan
Usai Kasus Zahra Berkah, Dugaan Investasi “by MK” Rp497,5 Juta Diadukan ke OJK Malut
Diduga Tipu Member, Salah Satu Leader Zahra Berkah Dilaporkan ke Polisi
Kampus Yantek PLN Nusa Daya di Ternate Perkuat Kompetensi dan Budaya Pelayanan Petugas Yantek
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:00 WIT

PERHAPI Siapkan TPT XXXV di Ternate, 500 Peserta dari Seluruh Indonesia Bakal Hadir

Selasa, 29 September 2026 - 18:23 WIT

Eks Bupati Taliabu Kembali Diperiksa Terkait Proyek ISDA Rp17,5 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 14:54 WIT

154 Aduan Keuangan Ilegal Masuk OJK Malut, Generasi Muda Diminta Jangan Terjebak

Jumat, 25 September 2026 - 20:14 WIT

Pukul Pelaku Persetubuhan Keponakannya, Yusup dkk Kini Didakwa Penganiayaan

Kamis, 24 September 2026 - 18:42 WIT

Usai Kasus Zahra Berkah, Dugaan Investasi “by MK” Rp497,5 Juta Diadukan ke OJK Malut

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Kriminal

Dugaan KDRT, Ibu Bhayangkari di Tidore Laporkan Suami ke Propam

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:21 WIT